News / Press Releases

SAS Indonesia
Apeejay House, 4th Floor,
Sampoerna Strategic Square,
South Tower 19th Foor.
JI Jend Soedirman Kav. 45-46,
JAKARTA 12930 INDONESIA
www.sas.com/indonesia

Press Release

Printer-Friendly Printer-Friendly

News

 

SAS® mentransformasikan manajemen pendapatan, optimisasi harga untuk membantu manajer memaksimalkan pendapatan dan keuntungan

Menggabungkan elastisitas harga, efek kompetitif memperbaiki keputusan harga di tengah kompleksitas pasar

Jakarta  (Oct. 24, 2012)  – Ketika Revenue Manager mengadopsi peran yang lebih strategis dalam organisasi, sistem manajemen pendapatan taktis menjadi turun. Solusi brand terbaru, SAS® Revenue Management and Price Optimization Analytics, di desain secara spesifik untuk industri perhotelan, travel, olahraga dan hiburan untuk mengatasi permasalahan harga yang menjadi tantangan industri. Di Amerika, membuat penilaian tentang harga kompetitor mempengaruhi permintaan kamar hotel untuk memastikan pemegang tiket olahraga musiman memperoleh best deal terlepas dari catatan menang/ kalah untuk secara strategis mengurangi harga untuk mengisi kursi teater, software baru dari pemimpin business analytics dapat mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

"SAS telah mendefinisikan kembali tentang manajemen pendapatan. Dengan memasukkan teknik analytics terbaru didalamnya, melalui penggunaan data yang lebih banyak dan pemanfaatan kekuatan pengolahan yang lebih cepat, SAS mampu meningkatkan keuntungan dengan forecasting dan optimisasi," kata Kelly McGuire, Executive Director, Hospitality and Travel Global Practice SAS. "Melalui cara ini mampu membantu perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dibandingkan dengan pendekatan analytics manajemen pendapatan tradisional."

SAS Revenue Management dan Price Optimization Analytics saat ini baru tersedia di Amerika dan akan ada di seluruh dunia pada 2013, produk ini menjawab pengaruh harga kompetitif dengan menggabungkan sensitifitas harga permintaan ke dalam perkiraan harga secara otomatis. Pengadopsi pertama melihat positioning kompetitif yang terperbaiki dan aliran pendapatan yang berkelanjutan, membantu mereka menjadi merk pilihan para investor dan stakeholder.

"Pendekatan SAS secara analytics menghitung pengaruh harga kompetitif, digabungkan dengan penghitungan level segmen, menghasilkan lompatan besar bagi manajemen pendapatan," kata Bill Carroll, PhD., Dosen Senior, Cornell University. "Terutama berkaitan dengan tren industri perhotelan dan travel seperti tarif, perhitungan untuk hubungan antara segmen pasar sangat penting untuk membuat keputusan harga yang menguntungkan. Revenue Manager harus memahami sensitifitas pada level ini atau mereka akan kehilangan kesempatan memperoleh pendapatan yang besar."

Selain itu, untuk memberikan keuntungan kompetitif yang dapat diperoleh dengan solusi manajemen pendapatan yang customized, pendekatan pengantaran yang fleksibel dan disesuaikan juga dapat meminimalisir perubahan manajemen. Perusahaan-perusahaan dapat memilih fase sistem baru atau meng-upgrade analytics yang mendasari sistem yang sudah ada, dengan demikian mempertahankan alur kerja dan interface pengguna saat ini. Penawaran off-the-shelf memiliki kekurangan seperti fleksibilitas.

"Kami merasa senang dengan adanya pendekatan SAS Revenue Management dan Price Optimization Analytics," kata Bill Nowicki, Vice President Ticket Operations, National Hockey League's Carolina Hurricanes. "Mengoptimalisasikan harga per segmen pasar dan mengetahui jumlah tiket promosi yang dapat kami jual tanpa pengurangan pendapatan merupakan bentuk kemenangan besar. Analytics memotong data penggemar dan variabel eksternal yang banyak untuk membantu menentukan bisnis yang tepat digabungkan sehingga menjadi jauh lebih baik dan cepat dari pada kami melakukan secara manual."

Pemimpin perhotelan, MGM Resorts memperluas keunggulan harga

Pada program percobaan di resort Las Vegas Strip, MGM Resorts International menerapkan pricing analytics ke aliran pendapatan yang sebelumnya tidak memberikan keuntungan menggunakan teknologi yang canggih. Meskipun selalu ada kompetisi, pilihan hiburan Las Vegas lainnya tidak menggunakan analytics untuk penentuan harga. Dengan menggunakan SAS Revenue Management dan Price Optimization Analytics, MGM Resorts mengotomatiskan pendekatannya untuk mengatur pendapatan hiburan dan harga bagi penyelenggaraan acara tamu.

"Las Vegas merupakan pasar yang dinamis, dan permintaan akan hiburan selalu berubah setiap hari," kata Geoffrey Waldmiller, Executive Director Hotel Revenue Analytics, MGM Resorts International. "Dengan menggunakan SAS Revenue Management dan Price Optimization Analytics, kami dapat membuat keputusan di awal dengan lebih baik pada etalase tiket. Dengan mengotomatiskan proses, tim manajemen pendapatan kami dapat memiliki banyak waktu untuk menganalisa dan menyediakan jawaban, dari pada sekedar menggali dan memanipulasi data."

Pengumuman ini disampaikan pada acara The Premier Business Leadership Series yang baru-baru ini dilaksanakan di Las Vegas, sebuah konferensi thought-leadership yang diselenggarakan oleh SAS dengan menghadirkan lebih dari 600 peserta dari kalangan pemimpin perusahaan dari sektor swasta dan publik untuk berbagi gagasan tentang isu-isu bisnis yang penting.

Tentang SAS

SAS merupakan pemimpin software dan layanan business analytics dan vendor independen terbesar dalam pasar Business Intelligence. Melalui solusi inovatif, SAS membantu pelanggan di lebih dari 60.000 tempat untuk meningkatkan performa kinerja perusahaan dan membantu proses pembuatan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat. Sejak 1976 SAS telah memberikan kepada pelanggan di seluruh dunia kemampuan The Power to Know® .

Back to Recent SAS Press Releases

Copyright © SAS Institute Inc. All Rights Reserved.

Editorial Contacts: