News / Press Releases

SAS Indonesia
Apeejay House, 4th Floor,
Sampoerna Strategic Square,
South Tower 19th Foor.
JI Jend Soedirman Kav. 45-46,
JAKARTA 12930 INDONESIA
www.sas.com/indonesia

Press Release

Printer-Friendly Printer-Friendly

News

 

SAS meraih pendapatan US$ 2,87 miliar pada 2012, naik sebesar 5,4% melampaui 2011

Big data analytics menghasilkan terobosan bagi pelanggan, sehingga menjadi milestone pendapatan bagi SAS

Jakarta  (Feb. 06, 2013)  – SAS, pemimpin Business analytics memperoleh pendapatan global sebesar US$ 2,87 miliar pada 2012. Dengan julukan big data analytics "powerhouse" seperti yang disebutkan oleh perusahaan riset independen,1 SAS melalui 2012 sebagai tahun ke-36 yang menguntungkan: membantu pelanggan menjadi lebih tepat, proaktif, dalam membuat terobosan pembuatan keputusan.

"Pada 2012, banyak perusahaan mulai memikirkan kembali tentang cara konvensional dalam menjalankan bisnis ketika mereka mulai menyadari big data analytics dapat memberikan hasil yang sangat cepat,"kata Jim Goodnight, CEO SAS. "Ketika high-performance analytics dapat memecahkan permasalahan bisnis tersulit di dunia dengan ribuan kali lebih cepat, maka organisasi tidak memiliki batasan atas apa yang ingin dicapai."

Pada 2012, predictive analytics SAS memiliki momentum di seluruh industri dan segmen pelanggan. SAS® Visual Analytics merupakan cara baru untuk mengeksplorasi besarnya jumlah data secara instan, di terima dengan sangat baik dan di puji oleh banyak analis pada bulan Juli, Agustus dan awal bulan ini.

2012 juga menjadi tahun kemenangan untuk pengakuan budaya tempat kerja. Great Place to Work® memposisikan SAS sebagai perusahaan No. 1 pada daftar World's Best Multinational Workplaces, di tahun yang sama dengan SAS Belgia dan SAS Swedia juga menjadi No. 1 dari daftar Best Companies to Work For masing-masing negara. SAS, juga menjadi salah satu perusahaan yang berada dalam Fortune's Best Companies to Work For di Amerika setiap tahun sejak daftar tersebut di buat pada 1998, menjadi tempat bekerja papan atas di 17 negara lainnya.

"Terdapat hubungan yang erat antara pendapatan keuangan SAS dan bagaimana kami memperlakukan karyawan dan pelanggan dengan baik," kata Goodnight. "Ketika mereka merasa dipercaya, hasilnya menjadi fenomenal. Ini ditunjukkan dari komitmen kami atas inovasi yang dihasilkan. Hasil ini sangatlah memuaskan ketika kami dapat menciptakan tempat yang nyaman untuk bekerja, tidak hanya di Amerika, tetapi juga di seluruh dunia."

Sebagai bentuk komitmen yang berkesinambungan atas inovasi dan pelayanan pelanggan, SAS menginvestasikan kembali 25 persen dari pendapatan di 2012 untuk penelitian dan pengembangan (R&D). Selain itu, SAS juga menambah jumlah karyawan hingga 7 persen, di mana akhir 2012 memiliki 13.442 karyawan di seluruh dunia.

PENINGKATAN DI SELURUH NEGARA, KATEGORI

Pendapatan di seluruh dunia meningkat meski terjadi ketidakpastian kondisi ekonomi yang masih terjadi di beberapa wilayah. Amerika memberikan kontribusi 47 persen dari total pendapatan SAS; Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA) 41 persen; dan Asia Pasifik 12 persen.

Dalam kategori produk tradisional SAS yang sangat kuat, seperti analytics dan business intelligence, meningkat melebihi laju pertumbuhan keseluruhan. Customer intelligence, deteksi penipuan (fraud detection), manajemen risiko (risk management), dan supply chain memperoleh pertumbuhan double-digit. Pendapatan solusi OnDemand SAS meningkat hingga 15 persen, menunjukkan kepercayaan pelanggan dalam software-as-a-service (SaaS) dan solusi hosting  perusahaan SAS. Pendapatan dalam bidang komunikasi, pendidikan, energi dan utilitas, jasa keuangan, kesehatan, hospitaliti dan travel, ilmu pengetahuan, manufaktur, keamanan publik dan industri ritel juga meningkat.

SAS® ANALYTICS MEMBERIKAN HASIL

SAS membantu organisasi memanfaatkan data untuk memperoleh wawasan yang meningkatkan kehidupan dan hasil bisnis. Sebagai contoh:

  • Grup Investasi Korporasi Bank of America's mengurangi waktu yang diperlukan untuk memproses model risiko, nilai pinjaman dan prediksi kerugian, sehingga memungkinkan lebih banyak waktu untuk memperoleh kesempatan pertumbuhan yang baru.
  • Blue Cross and Blue Shield of North Carolina membantu rumah sakit mengidentifikasi dan mengetahui pasien yang paling mungkin akan kembali untuk dirawat.
  • Bank raksasa Singapura, DBS mengatasi 350.000 keluhan nasabah per tahun yang mengalami kekosongan pada transaksi ATM dengan memahami pola transaksi pada tiap ATM yang terdiri atas 1.350 ATM.
  • DSW mengetahui mana sepatu yang perlu di isi stoknya pada lokasi tertentu untuk mencegah kondisi kekurangan dan kehabisan stok, hal ini dilakukan agar tetap memuaskan pelanggan sehingga keuntungan juga meningkat.
  • eBay's Belanda beroperasi menggunakan predictive analytics untuk meningkatkan tiap aspek bagi pengguna.
  • Hong Kong Efficiency Unit mengubah keluhan menjadi strategi pintar untuk meningkatkan kepuasan publik dan meningkatkan kualitas kehidupan warganya. HP mengubah transaksi 2,5 juta nasabah menjadi wawasan yang menghasilkan 20 persen ROI secara bertahap pada berbagai kampanye marketing yang dilakukan.
  • Orlando Magic memenangkan penghasilan tertinggi di National Basketball Association, meskipun dalam pasar yang lebih kecil.
  • PSKW tumbuh 140 persen selama tiga tahun berjalan dengan menjadi satu-satunya pemasar farmasi yang menganalisa bagaimana kupon berpengaruh terhadap tingkat peresepan, membantu obat bermerk menjaga pangsa pasar ketika bersaing dengan obat generik.
  • T-Mobile mengurangi tingkat perpindahan pelanggan dengan menguatkan ikatan dengan para influencers.
  • Valle d'Aosta, pemimpin di wilayah Italia membuat keputusan berdasarkan informasi yang sesuai tentang keuangan publik.
  • West Midlands Police – pasukan terbesar ke dua di Inggris– membuktikan jika data yang lebih bersih menghasilkan berkurangnya kejahatan.

AKUISISI MEMBAWA ADVANCED ANALYTICS KE IKLAN DIGITAL

SAS mengakuisisi perusahaan untuk meningkatkan layanannya. Pada 2012, SAS mengakuisisi aiMatch's teknologi server berbasis awan untuk membantu penerbit dalam menjual dan mengatur inventaris iklan online. Advanced analytics SAS digabungkan dengan teknologi aiMatch's membuat penerbit dapat mengatur, memprediksi, mengoptimalkan dan mengukur inventaris iklan untuk memaksimalkan pendapatan iklan.

KERJA SAMA MEMBERIKAN HASIL

SAS melalui keahliannya dalam analytics terus melanjutkan kerja sama dengan mitra secara global. Bekerja sama dengan pemimpin seperti Accenture, Capgemini, Deloitte, EMC Greenplum, IBM dan Teradata, SAS memberikan superior analytics bagi pelanggan seperti eBayCenters for Medicare/Medicaid ServicesCardinal HealthMedibank Australia, otoritas pajak HM Revenue & Customs Inggris, dan Maharashtra Tax Department India.

OUTLOOK

SAS Visual Analytics dengan cepat mencuri perhatian setelah diluncurkan pada Maret 2012 dan akan tetap menjadi fokus pada 2013. Alat visualisasi big data mendapat pujian dari analis karena pelanggan dapat memperoleh kemudahan mengeksplorasi data melalui self-service. Creditreform, Cosmos Bank, Hong Kong Efficiency Unit, Internal Revenue Service, SM Marketing Convergence, XL Group dan pelanggan lainnya menggunakan SAS Visual Analytics untuk memperoleh wawasan dari data mereka.

SAS mengharapkan permintaan untuk wawasan bisnis dari big data meningkat pada 2013. SAS High-Performance Analytics Server menggabungkan kecepatan software in-memory skala besar dengan advanced predictive analytics terpercaya dalam industrinya, menawarkan data mining yang mendekati real time, optimisasi, text mining dan fitur lainnya.

SAS akan terus menekankan pada solusi industri tertentu yang di bangun dengan dasar analytics dan teknologi manajemen informasi yang kuat. Mereka membantu organisasi menemukan nilai dan membuat keputusan bisnis menjadi lebih baik dan cepat.

"Pengurangan dalam pengolahan waktu menjadi sangat cepat telah mendukung produk kami seperti visual analytics dan aplikasi high-performance untuk business. Kami juga mendesain dan mendistribusikan inovasi ini ke perangkat iPad dan Android," kata Jim Davis, Senior Vice President and Chief Marketing Officer SAS. "Proposisi nilai kami belum pernah sekuat ini."

1"Forrester Research, Inc., The Forrester Wave™: Big Data Predictive Analytics Solutions, Q1 2013."

Tentang SAS

SAS merupakan pemimpin software dan layanan business analytics dan vendor independen terbesar dalam pasar Business Intelligence. Melalui solusi inovatif, SAS membantu pelanggan di lebih dari 60.000 tempat untuk meningkatkan performa kinerja perusahaan dan membantu proses pembuatan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat. Sejak 1976 SAS telah memberikan kepada pelanggan di seluruh dunia kemampuan The Power to Know® .

Back to Recent SAS Press Releases

Copyright © SAS Institute Inc. All Rights Reserved.

Editorial Contacts: