News / Press Releases

SAS Indonesia
Apeejay House, 4th Floor,
Sampoerna Strategic Square,
South Tower 19th Foor.
JI Jend Soedirman Kav. 45-46,
JAKARTA 12930 INDONESIA
www.sas.com/indonesia

Press Release

Printer-Friendly Printer-Friendly

News

 

SAS dikategorikan sebagai leader dalam teknologi Basel III oleh Chartis Research

SAS Risk Management for Banking, in-memory analytics berada di peringkat tinggi  

Jakarta  (Sep. 10, 2012)  – SAS dikategorikan sebagai leader dalam laporan penelitian mengenai "Basel 3 Technology Solutions 2012" yang baru saja dipublikasikan oleh Chartis Research. SAS, pemimpin software dan layanan business analytics , berada dalam kuadran leaders untuk "kelengkapan penawaran" dan "potensi pangsa pasar."

Hasil penelitian ini membahas teknologi yang diperlukan dalam proses adopsi dan compliance Basel III, meliputi model data, analytics yang fleksibel dan real-time, mesin kalkulasi permodalan, dan teknologi yang secara spesifik mendukung integrasi risiko dan keuangan, risiko likuiditas dan risiko rekanan kredit.

"Kategori leaders adalah vendor penyedia teknologi risiko yang memiliki fungsi, teknologi dan isi yang mendalam dan luas, digabungkan dengan karakteristik organisasi untuk menangkap pangsa pasar secara signifikan," kata Peyman Mestchian, Managing Partner Chartis Research. "Keberhasilan SAS yang saat ini dimiliki sebagai penyedia solusi Basel II global sejalan dengan investasi yang saat ini sedang dilakukan dalam high-performance computing dan analytics risiko sehingga mampu memposisikan SAS sebagai leader dalam pangsa pasar Basel III."

Chartis mereview teknologi dan solusi risiko SAS termasuk SAS High-Performance Risk dan SAS Risk Management for Banking, solusi bagi perusahaan dalam menjawab risiko kredit, risiko pasar, asset liability management dan risiko perusahaan secara keseluruhan. SAS Risk Management for Banking dibangun pada struktur data terintegrasi untuk semua aplikasi. Chartis mencatat kekuatan dan pembeda SAS sebagai "data management serta memiliki model data perbankan yang detil" untuk melihat risiko secara lengkap.

Dalam model data yang spesifik untuk perbankan, SAS Detail Data Store, memberikan informasi untuk gudang data risiko. Dengan mengeliminasi atau mengurangi inkonsistensi data melalui manajemen data secara komprehensif, SAS meningkatkan kontrol dan kepemilikan data manajemen risiko.

Chartis menyampaikan jika penyedia dengan platform tunggal menawarkan efisiensi yang lebih tinggi, pernyataannya adalah, "mengurangi pengeluaran TI merupakan hal yang umum di seluruh industri keuangan  dan oleh karena itu memperbaiki manajemen risiko sambil mengurangi biaya seolah seperti cawan suci bagi banyak institusi keuangan. “Faktor lainnya adalah "kebutuhan untuk menciptakan risiko terpusat yang berkualitas atau tempat penyimpanan data keuangan, dengan definisi umum atau struktur umum serta hal-hal lain yang terkait dengan auditability."

Chartis menekankan pada manfaat "analytics in-memory untuk mendukung pendekatan manajemen risiko secara real-time dan sesuai permintaan (on-demand)" dalam solusi SAS untuk penggunaan yang memerlukan uji tekanan on-demand, pengumpulan wilayah likuiditas dan risiko kredit counterparty secara real-time. Berkaitan dengan Credit Value Adjustment (CVA), laporan dihasilkan dari analytics in-memory untuk digunakan oleh pusat data CVA secara real-time bagi update CVA secara bertahap, mengingat "infrastruktur CVA SAS juga cukup terbuka untuk merespon persyaratan yang berubah-ubah dan dapat membuat pengguna berpindah dari standardized approach menjadi advanced approach."

"Organisasi jasa keuangan dapat mengatur peraturan risiko dalam mode terintegrasi secara lebih baik, jika mereka memahami bagaimana risiko saling terkait dan bagaimana keterkaitan tersebut mempengaruhi bisnis," kata David Rogers, Global Product Marketing Manager for Risk SAS. "Dengan SAS, perusahaan dapat menyempurnakan strategi manajemen risiko untuk membantu menjawab peraturan compliance dan mengarahkan pada keputusan bisnis yang lebih baik."

Pada Juni 2012, SAS Risk Management for Banking dianugerahi penghargaan Risk Management Technology pada the Innovation in Banking Technology Awards 2012 yang diselenggarakan oleh The Banker.  

Untuk mengetahui SAS Risk Management for Banking lebih lanjut, silahkan mengunjungi solution page atau http://www.sas.com/industry/banking/risk-management.html.

Tentang SAS

SAS merupakan pemimpin software dan layanan business analytics, dan vendor independen terbesar dalam pasar Business Intelligence. Melalui solusi inovatif, SAS membantu pelanggan di lebih dari 60.000 tempat untuk meningkatkan performa kinerja perusahaan dan membantu proses pembuatan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat. Sejak 1976 SAS telah memberikan kepada pelanggan di seluruh dunia kemampuan The Power to Know® .

Back to Recent SAS Press Releases

Copyright © SAS Institute Inc. All Rights Reserved.

Editorial Contacts: